|
Jargon
Rohani
daftar berikut adalah jargon, kata-kata yang ada di dalam Alkitab bahasa Indonesia tetapi jarang digunakan dalam bahasa sehari-hari, atau istilah baru yang belum terdapat dalam khazanah bahasa Indonesia. Juga berisi nama-nama tempat dalam Alkitab maupun sejarah kekristenan yang jarang diketahui makna ataupun kisahnya namun demikian tetap perlu diketahui untuk memperdalam pemahaman Firman Tuhan.
Filadelfia
Kota Filadelfia terletak + 50 km sebelah selatan kota Sardis.
Kota ini termasuk kota yang termuda bila dibanding kota sekitar lainnya.Rejim dari Pergamus yang menguasai kota ini membangunnya pada masa pemerintahan Attalus Philadel Phia II (159-138 SM)
Tulah lalat (Dalam kitab Keluaran)
Jaman dahulu orang Mesir menyembah berbagai serangga, terutama kumbang atau dewa kumbang Khepera, yang juga dewa kebangkitan. Mereka percaya barangsiapa memiliki atau menyembah patung ini dapat masuk surga. Para arkeolog menemujan kalung- kalung dengan mata hiasan kumbang. Dalam Keluaran 8:20-32 mungkin Musa bermaksud menempelak Firaun dengan menulahi Mesir dengan simbol pujaan mereka.
kembali
ke atas
Adalah sebuah tebing di padang gurun dekat Maon dimana Daud melarikan diri dari Saul (1 Samuel 23:28).
kembali
ke atas
Naomi
Dalam Septuaginta, Naomi disebut sebagai gunakan 'noommein',
dalam Vulgata disebut 'Noemi' yang
artinya "kesenanganku" atau "kesukaanku".
Sesudah balik dari Moab, ia tak mau lagi disebut Naomi, melainkan Mara (pahit / kepahitan)
kembali
ke atas
Rusa Dandi dan gangsa (I Raja-raja 4:23)
Dandi berarti belang / loreng. Rusa dandi adalah rusa berwarna kulit belang; gangsa adalah nama lain dari angsa.
Kembali ke atas
kembali
ke atas
Belalang
Padi
Alkitab
bahasa Inggris menyebutkan belalang padi (grasshopper) di Hakim 6:5
; Ayub 39:23 ; Pengkhotbah 12:5 ; Yeremia 46:23. Sifat merusak kawanan
belalang digambarkan dalam Amos 7:1. Alkitab juga memakai belalang padi
sebagai contoh dari sesuatu yang tidak penting dan tidak berharga (Bil
13:33 ; Yes 40:22)> Perbedaan utama antara belalang (locust) dan
belalang padi (grasshopper) adalah kemampuan serangga ini untuk terbang.
Belalang dapat terbang jauh, sedangkan belalang padi hanya melompat-lompat
di tanah dan tanaman. (dar Manna Sorgawi April 2004)
kembali
ke atas
Cawan
Kata
Cawan dalam Alkitab Indonesia diterjemahkan dari bahasa Ibrani gabiya
dan kos , sedang dalam bahasa Yunaninya adalah
poterion . Penggunaan kata cawan biasanya
diartikan secara literal maupun figuratif . Dalam arti literal cawan
berarti sebuah tempat untuk zat cair, walaupun penggunaannya bisa juga
untuk benda lain, seperti biji-bijian ataupun serbuk. Kadangkala difungsikan
juga sebagai mangkuk, piala, cangkir, bejana atau vas kecil. Bahan cawan
bermacam-macam seperti emas, perak,tembaga,perunggu,kristal, batu alam
dan sebagainya demikina pula bentuk dan coraknya beraneka ragam , ada
cawan yang memiliki gagang/tangkai dan ada pula yang tanpa gagang. Ada
yang polos tapi ada pula yang berukir,seperti garis-garis atau ornamen
lain.
Secara
figuratif, kata cawan mengandung beberapa makna. Cawan bisa berarti
persahabatan atau penerimaan tamu. Tuan rumah akan menawarkan cawan
berisi anggur kepada para tamu sebagai tanda penerimaan ataupun persahabatan.
Dalam pemahaman persahabatan ini, Rasul Paulus menegaskan kepada jemaat
Korintus bahwa mereka tidak bisa menjalin persahabatan dengan roh jahat
sekaligus menerima Yesus dalam hidup mereka (1 korintus 10:21). Cawan
juga digunakan sebagai simbol kemakmuran atau berkat Allah (mazmur 16:5)
cawan juga menggambarkan kutuk dan murka Allah (Yesaya 51:17).Ketika
Yesus di berdoa dio Taman Getsemani menjelang penangkapan sebelum penyaliban,
Dia bergumul untuk minum cawan murka dan kutuk Allah (Matius 26:36-46).
Murka dan kutuk yang seharusnya untuk manusia, tetapi Tuhan Yesus yang
tidak berdosalah yang menanggung hukuman dosa manusia. (dari Manna Sorgawi
April 2004)
kembali
ke atas
Sekilas
Tentang Herodes Agung
Herodes Agung lahir pada tahun 73 sebelum Masehi, anak
dari Raja Antipater, raja wilayah atas beberapa propinsi
di Israel yang bernaung dalam kekuasaan imperium Romawi. Herodes Agung
lalu diangkat menjadi Gubernur Galilea bersamaan dengan kakaknya Fasael
yang diangkat menjadi Gubernur Yerusalem. Herodes bukanlah orang Yahudi
asli, karena ayahnya adalah orang Edom ( Edom adalah bani dari Esau).
Ibunya adalah orang Arab dan nama yang diberikan (Herodes) juga merupakan
nama Yunani. Herodes diakui sebagai orang Yahudi karena kakeknya dipaksa
disunat oleh raja dan imam besar Yahudi saat itu, Yohanes
Hercynus I
kembali
ke atas
Berapa
Orang Herodes Dalam Alkitab
ada 4 :
1.Herodes Agung,raja
atas seluruh tanah Palestina (37-4 sm). Dialah yang menyuruh mermbunuh
bayi laki-laki di Bethlehem (Matius 2:16 ; Lukas 1:5)
2.Herodes Arkhelaus,anak
Herodes Agung, memerintah atas Yudea dan Samaria (4 SM - 6 M). Ia dipecat
dan daerahnya langsung dimasukkan dalam Kerajaan Romawi (Matius 2:22)
3.Herodes Antipas,
anak Herodes Agung, raja wilayah atas Galilea ( 4 SM- 39 M) yang kemudian
dipecat. Ia kawin dengan Herodias, bekas isteri saudaranya (Lukas
3:19). Dialah yang menyuruh memenggal kepala Yohanes Pembaptis.
4.Herodes Agripa
I, cucu Herodes Agung, raja atas seluruh Palestina (41-44M). Dialah
yang membunuh rasul Yakobus dan yang memenjarakan rasul Petrus (Kisah
12). Anaknya mendapat gelar Agripa II.
kembali
ke atas
Orang Mesir kuno percaya Ada beberapa dewa Mesir kuno yang tinggal di pepohonan, seperti Dewi Nut, Dewa Sepes dan Dewa Hathor. Sedang dewa Ra dipyakini tiap pagi muncul diantara dua pohon ara (Sycamore).
kembali
ke atas
"Syalom,sang
Aman"
Dalam
Ayub 21:9 tertulis "rumah-rumah mereka aman", lengkapnya aman
sentosa. Kata 'aman' tersebut dalam bahasa aslinya, bahasa Ibrani adalah
syalom. kata ini pulalah yang dipakai Tuhan Yesus ketika
Ia berkata: "Pergilah dengan selamat" (Markus 5:34)
Kata
syalom adalah kata benda, bentuk maskulin dari kata kata kerja 'syalam'
(menjadi utuh, selamat dan penuh damai, Ayub 9:4) Kata syalom digunakan
dengan penggunaan dan pengertian yang luas
Kata
syalom dapat berarti kesehatan, aman, tenteram,
sejahtera, makmur ( Ayub 21:9). Kata itu juga dipakai untuk menanyakan
tentang kesejahteraan atau keadaan seseorang ( Kejadian 37:14 ;
43:27-28 ; 1 Samuel 17:18 ; Ester 2:11).
Syalom
juga berarti 'damai' dalam arti: tidak dilanda peperangan, suatu kondisi
yang baik, nyaman, sukses, dan kemenangan yang gilang gemilang (Imamat
26: 3-13), zaman damai (1 Raja-raja 2:5), untuk menawarkan perdamaian
(Ulangan 20:10),untuk menerima perdamaian (Ulangan 20:11), membuat perdamaian
dengan orang lain (Yosua 9:15), mencari damai dengan Allah (Yesaya
27:5), menggambarkan seseorang yang suka damai (Mazmur 37:37 ; Mazmur
55:21) ,kata-kata damai atau pesan perdamaian (Ulangan 2:26), kata syalom
juga dipakai dalam perpisahan sebagai salam perpisahan atau keberangkatan
seseorang (1 Samuel 1:17 ; 2 Samuel 15:9 ; Lukas 7:50).
Kata
syalom pun digunakan sebagai kata sifat : baik, damai, aman, selamat,
sehat, bahagia, ramah (1 Samuel 25:6 ; Ayub 5:24 ; Mazmur 38:3 ; Yesaya
26:3). Kata syalom dapat pula dipakai untuk menyatakan suatu kabar damai
( 1 Raja 2:13 ; 2 Raja 5:21 ,22 ; 9:11,17dan 22). Untuk menyatakan
harmoni, keakraban,persahabatan, teman sekutu. Contoh: Mazmur 41:10,
Yeremia 20:10,38:22, Obaja 1:7. Untuk menggambarkan orang yang berkata-kata
dengan ramah.Contoh Mazmur 28:3 (bandingkan dengan Ester 9:30).
Untuk
memberi semangat kepada orang yang ketakutan, untuk memberi jaminan
bahwa segala sesuatunya dalam keadaan yang baik .Contoh Daniel 10:19,
Kejadian
43:23
(dikutip
dari Ev.Ir.Anto BCU, Penuntun Harian ,Oktober 2002, )
kembali
ke atas
Katakombe.
Adalah kuburan bawah tanah yang digunakan oleh gereja mula-mula (pada
awal penyebaran Kristen). Katakombe utama ada di luar kota Roma, dimana
kamar-kamar di dalam batu karang terbentang sepanjang 600 mil mengelilingi
kota, yang sekaligus berfungsi sebagai bantalan penahan guncangan gempa
bumi. Diperkirakan paling sedikit 1.750.000 buah kuburan bisa dimuat
dalam katakombe ini, bahkan maksimal diperkirakan empat juta buah makam
yang meliputi 10 generasi.
Gereja
purba menggunakan tempat bawah tanah ini sebagai tempat kebaktian rahasia
karena kegiatan peribadatan mereka dilarang pemerintah Romawi, dan akhirnya
jemaat Kristen mula-mula ini secara rahasia beribadah di kuburan bawah
tanah ini. Untuk sandi pengenal bahwa tempat itu digunakan untuk beribadah
,digambarkan sebentuk ikan lumba-lumba di
pintu masuk menuju katakombe.
kembali
ke atas
Orang-Orang
Raksasa
Kata
'orang-orang raksasa' (KJV:Giants <raksasa>. RSV/NIV/NASB:'the
nephilim') ini bukan terjemahan tetapi transliteration yaitu menuliskan
kata Ibrani dengan huruf latin. Terjemahan raksasa (dari 'giant' ) ini
timbul karena: pertama, diambil dari Septuaginta/LXX (PL yang sudah
diterjemahkan dalam bahasa Yunani) yang menterjemahkan sebagai Gigantes;
Kedua, Bilangan 13:13, yang dalam versi NIV diterjemaahkan sebagai berikut:"We
saw the Nephilim there (the descendant of Anak come from the Nephilim).We
seemed like grasshoppers in our own eyes, and we looked the same of
them." Dalam bahasa Indonesia berarti "Kami melihat orang-orang
Nephilim di sana (keturunan Enak berasal dari orang Nephilim). Kami
kelihatan seperti belalang pada pandangan kami sendiri, dan kami juga
kelihataan seperti belaaalang padaaa pandangan mereka.". Terjemahan
ini berarti bahwaaa orang Nephilim ini memang sangat besar/raksasa.
Tetapi ada kemungkinan penafsiran yang lain. Kataaa bahasa Ibrani Nephilim
berasal dari akaar kata 'Naphal' yang bisa berarti: pertaamaa: 'to fall'
(terjatuh) mengkin semua orang yang bertemu mereka akan jatuh tersungkur
karena takut padaa mereka.Arti kedua: 'to fall upon/to attack' (menyerang).
Jadi Nephilim dapat berarti penyerang, bandit, atau perampok. Kedua
arti ini bisa digabungkan dalam pengertiannya, jadi kata Nephilim dapat
juga menunjuk kepada perampok-perampok yang ditakuti banyak orang, yang
membuat orang jatuh tersungkur. (Manna Sorgawi,Oktober 2003)
kembali
ke atas
Puting
Beliung
Dua
kata dalam bahasa Ibrani yang diterjemahkan menjadi puting beliung adalah
sowphah dan sa'ar. Arti dua kata ini adalah
angin badai, topan, angin ribut. Angin ini mempunyai gerakan yang sangat
cepat dan memutar, merupakan angin yang dahsyat dan menghancurkan
dengan hebatnya. Terjadinya angin ini bisa disertai hujan atau pada
saat yang cerah cuacanya. Kecepatannya bisa dibandingkan dengan kecepatan
kereta yang biasa digunakan dalam pertempuran pada saat itu. Dalam Alkitab
beberapa kali kata puting beliung ini digunakan: Mazmur 83:16; Yesaya
5:28; 17:13; 21:1; 29:6; 66:15; Yeremia 23:19; 30:23; Hosea 8:7; Amos
1:14; Nahum 1:3 yang menggambarkan penghukuman Allah.
(dari Manna Surgawi,
Desember 2003)
kembali
ke atas
Lumba-lumba.
Adalah sejenis ikan laut yang paling dekat hubungan persahabatannya
dengan manusia. Ikan ini bernafas dengan paru-paru, memiliki kesetiakawanan
pada kelompoknya yang tinggi dan penurut. Sedangkan terhadap manusia,
hewan ini jinak, sering menuntun seseorang yang terdampar di lautan.
Ikan ini juga mudah dilatih melakukan gerakan tertentu sehingga dalam
dunia hiburan modern ikan ini banyak dilatih untuk panggung pertunjukan.
Dalam
sejarah perkembangan gereja, gambar lumba-lumba pernah digunakan sebagai
lambang kekristenan purba. Hal ini dikarenakan pada jaman Romawi dimana
banyak pengikut Kristen ditangkap penguasa Romawi, banyak orang Kristen
yang beribadah secara rahasia di kuburan bawah tanah (katakombe), dan
untuk menandai tempat yang digunakan beribadah ini diberi gambar ikan
lumba-lumba pada pintu masuk menuju katakombe tersebut, salah satunya
adalah katakombe Etruskan di luar kota Roma, yang melukis ikan lumba-lumba
pada dinding katakombe.
kembali
ke atas
Galah
Rangsang. Kata ini diterjemahkan dari kata kentron.
Arti harfiahnya ada dua : yaitu 1.Sengat (pada binatang), atau 2. Tongkat
(galah) yang tajam yang digunakan sebagai cambuk/cemeti. Tongkat cambuk
ini biasa digunakan untuk mencambuk hewan penarik beban. Ayat dalam
PB yang menggunakan kata ini adalah Kisah Rasul 26:14, I korintus 15:55-56,
Wahyu 9:10. Makna penggunaan kata ini adalah menunjuk pada
kekuatan dan penguasaan. Pada saat Tuhan mengatakan pada Saulus "Sukar
bagimu menendang galah rangsang." (Kis 16:24) maksudnya adalah
perlawanan terhadap kuasa Tuhan yang memanggilnya adalah perbuatan yang
sia-sia dan menyakitkan. Bahkan perlawanan ini akan menyakitkan Paulus
sendiri. Di kemudian hari, Paulus juga menggunakan kata ini ini untuk
menjelaskan tentang kuasa maut yang dikalahkan Tuhan Yesus melalui kebangkitanNya
( I Kor 15:55-56). Nampaknya Paulus mendasarinya dari Hosea 13:14.
Rasul Yohanes juga memakai kata ini untuk menggambarkan hukuman Tuhan
bagi orang yang tidak memakai materai Allah dimana mereka tidak bisa
lepas dari kuasa penyiksaan yang diijinkanNya (Wahyu 9:10). (dari Manna
Sorgawi Oktober 2003)
kembali
ke atas
Kisah
lahirnya Lagu Malam Kudus
Joseph
Mohr, asisten pendeta di gereja desa Oberdorf,Austria saangat terkesan
akan kekhidmatan dan kesyahduan yang dirasakannya saat salju mulai turun
pada tanggal 24 Desember 1818 pagi hari. Suasana itu memberikan inspirasi
kepadanya untuk menulis lagu yang sangat cocok dinyanyikan padaa hari
Natal. Pada hari itu juga ia menyelesaikan syairnya yang terdiri atas
enam bait dan diberi judul "Stille Nacht". Setelah selesai,
ia mengunjungi temannya, Franz Gruber seorang organis untuk mengaransir
musik yang selaras dengan syair lagu baru yang dikarangnya. Dengaan
cepat Franz Gruber dapat menyelaraskan musik dengan lyriknya.
Ketika
mereka berlatih, tiba-tiba organnya rusak, padahal perayaan Natal hanya
tinggal beberapa jam saja, tetapi dengan serius dan semangat tinggi
mereka terus berlatih walau tanpa organ. Pada malam Natal itu,Joseph
Mohr melantunkan lagu tsb dengan suara tenornya sambil bermain gitar,
sedang Franz Gruber memainkan bassnya, mereka dibantu koor yang terdiri
dari beberapa anak wanita. saat itu lagu tersebut hanya berkumandang
malam itu saja di gereja Oberdorf. Beberapa hari kemudian, ketika tukang
reparasi organ yang berasal dari desa Ziller datang, ia melihat salinan
lagu itu di atas meja. Tukang reparasi itu lalu meminta dari Joseph
dan Franz untuk diperkenalkan pada paduan suara di Ziller.
Suatu
hari paduan suara dari Ziller menyanyi di pekan raya di Leipzig, dan
malam itu merupakan awal tersebarnya lagu "Stille Nacht" ke
seluruh Austria dan Jerman. Pada tahun 1840 lagu ini mulai dicetak dan
diterjemahkan kedalam berbagai bahasa di dunia. Di Indonesia lagu ini
diterjemahkan menjadi "Malam Kudus" dan merupakan lagu utama
yang paling sering dikumandangkan pada perayaan Natal di Indonesia.
kembali
ke atas
Legion
Kata
Legion (Yunani) dikenal juga dalam bahasa Latin, yakni Legio.
Kata ini dipakai sebanyak empatkali dalam Perjanjian Baru . Secara teori
Legion berarti satu divisi dari tentara Romawi yang berjumlah 6.000
orang dan terdiri dari 10 kelompok . Kadang-kadang dihubungkan dengan
satu pasukan berkuda yang sedikit jumlahnya (sekitar 120 orang). Menurut
teori,tiap kelompok pembantu pada saat itu berkekuatan 1000 orang. Dalam
Matius 26:53, kata ini dipakai (Yunani=Legionas), ketika Kristus berkata
bahwa ia dapat saja berseru dan meminta supaya Bapa mengirimkan 12 pasukan
malaikat untuk membantunya. Hal ini menunjukkan bahwa kata Legion mengandung
makna sebagai kekuatan-kekuatan rohani.
Legion
adalah juga nama roh jahat yang merasuki seorang laki-laki di Gerasa
(Markus 5:9, Lukas 8:30). Dinamai demikian karena jumlah roh jahat yang
memasukinya banyak (bandingkan ayat 13, '2000 ekor babi'). Karena roh
jahat itu tidak mau memperkenalkan dirinya, barangkali sebagai ganti
menyebut jumlahnya.Roh jahat lebih suka berada secara berkelompok atau
dalam pasukan (Lukas 8:2, Matius 12:25)
(dari: RHP Damai,Mei
2000)
kembali
ke atas
Tiatira
Adalah satu kota
di propinsi Romawi, di sebelah barat negara Turki sekarang. Kedudukan
kota ini yang menghubungkan lembah Hermus dan lembah Kaikus dianggap
sangat penting. Disinilah tempat pasukan pengawal perbatasan, yaitu
perbatasan barat daerah Raja Seleikus dari Syria yang mendirikan kota
itu pada tahun 4 SM. Tiatira masuk pemerintahan Romawi pada tahun 133
SM dan tetap menjadi pusat penting dalam sistem lalulintas Romawi, sebab
terletak pada jalan dari Pergasmus ke Laodikia dan ke propinsi2 bagian
timur. Tiatira merupakan pusat industri penting yaitu, pencelupan dan
pembuatan pakaian, kerajinan tanah liat dan kerajinan kuningan. Lidia
yang menjual kain ungu berasal dari daerah ini. Sampai sekarang bahan
untuk mencelup yang terbuat dari akar pohon masih diproduksi di daerah
ini.
(dari Manna Sorgawi,Desember
2001)
kembali
ke atas
kembali ke atas
Urat Keting
Dalam bahasa Ibrani
disebut aqar, yang berarti melumpuhkan. Urat
keting seekor kuda adalah sendi antara lutut dan bagian belakang kaki
di atas kuku seekor kuda. Dalam Alkitab aqar
(Yos 11:6,9 ; 2 Sam 8:4 ; 1 Taw 18:4) berarti memotong urat-urat keting,
agar kuda-kuda musuh lumpuh. (dikutip dari Manna Sorgawi Juni 2004)
kembali
ke atas |