|
Bicara mengenai etnik tionghoa di Indonesia bukanlah sebagai bangsa saja, tetapi sebagai komunitas, sebagai puak dan multikompleks.
Beberapa
Idiom /Jargon Tionghoa Yang Sering Digunakan di Indonesia :
Soai dan Soa lai
Banyak ucapan china yang mirip sehingga bagi orang yang baru belajar, sering keliru mengucapkannya. Soai artnya "ganteng, handsome" , tapi pernah seseorang pria ingin bilang soai, tapi keliru bilang "soa lai", akhirnya malah ditertawakan. Soa lai artinya"pendatang dari desa" alias 'kampungan'
Kiasu
Kiasu adalah ejaan Hokkien (fujianese) untuk Bhashu / pasu. Jargon ini sangat sering didengungkan di Singapura. Istilah ini mengandung arti (kira-kira) suatu ketakutan akan tertinggal karena kurang menguasai ilmu.
Mama Huhu
Artinya 'biasa saja' atau 'yah, begitulah' untuk mengungkapkan kualitas yang tidak istimewa
Bo cengli = make nosense, tidak logis ataupun tidak fair.
Bo Hwat bo hwat ini kira-kira artinya: "kaga kuaaaatttt..."
Au ban artinya bisa "minta ampun" bisa juga berarti "orang yang suka bikin polah, ngembat duit, suka bolos, de-el-el" .
Ch fan = makan/sarapan. Kata yang sama dalam bahasa Hokkien adalah cia peng (e seperti pada kata pepaya).
Chen sinphing = gokil alias gila, atau masih saudara dengan sinting.
Pu hau I ss, artinya malu
Pu cetao = tidak tahu
|