Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Pemahaman yang lebih dalam terhadap kebenaran Kristiani, tulisan Watchman Nee

Kelahiran kembali dan Penggembalaan.

Pembacaan Alkitab: Yohanes 3:6 b

Dalam berita yang lalu kita telah melihat bahwa keselamatan lengkap Allah terdiri dari dua aspek: aspek yuridis dan aspek organik. Aspek yuridis berhubungan dengan hukum dan aspek organik berhubungan dengan hayat. Hari ini kebanyakan orang Kristen puas dengan aspek yuridis saja, hanya sedikit yang memperhatikan aspek organik. Karena itu kaum beriman perlu bergerak maju memasuki pengalaman atas aspek organik keselamatamn penuh Allah.

KELAHIRAN KEMBALI
Kelahiran kembali adalah inti (Pusat) Keselamatan Lengkap Allah dan Permulaan Keselamatan Allah Dalam Aspek Organiknya.

Tidak mudah membicarakan ataupun memahami kebenaran mengenai kelahiran kembali sebagai suatu perkara yang organik. Saat baru percaya kepada Tuhan, saya sendiri juga tidak tahu apa itu kelahiran kembali. Ketika saya menanyakannya kepada banyak orang, mereka kebanyakan mengatakan bahwa kelahiran kembali berarti semua hal yang lampau mati seperti hari kemarin dan semua yang akan datang lahir seperti hari ini.

Suatu hari,ketika saya menghadiri Perhimpunan Kaum Saudara, saya melihat bahwa mereka memiliki buku yang berjudul A True Explanation of Regeneration. Ketika melihatnya, saya sangat senang. Saya berusaha mendapatkan buku tersebut dan membacanya dengan cepat Tetapi akhirnya saya menemukan bahwa buku tersebut tidak memberi penjelasan yang cukup mengenai kelahiran kembali. Kemudian saya membaca sebuah buku karangan Saudara T.Austin-Sparks. Beliau mengatakan bahwa kelahiran kembali adalah mendapatkan hayat Allah di samping hayat alamiah kita.
Ketika membacanya, di dalam saya sangat diterangi. Sejak saat itu,saya terus-menerus diterangi. Dari Lubuk hati saya, saya sepenuhnya menyadari bahwa Allah memiliki hasrat hati-Nya,perkenan-Nya, yaitu Ia ingin mendapatkan sekelompok orang dan membuat mereka menjadi sama dengan Dia,yakni memiliki rupa-Nya di luar dan memiliki hayat serta sifat-Nya di dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *