Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Category Archives: Pertamanan

kolam yang bersih dan rindang


Seri Pertamanantaken from: Kompas.com,1 Maret 2011

Foto :Kompas/Idea


KOLAM YANG BERSIH DAN RINDANG

KOMPAS.com – Bagi siapa saja yang mempunyai taman dengan kolam kecil maupun kolam renang, kendala membersihkan merupakan salah satu penghalang besar dalam perawatan sehari-hari. Daun yang gugur dari tanaman di sekitar kolam kerap kali jatuh ke dalam kolam dan mengotori permukaan air yang ada.

Kerugian jika daun gugur banyak berjatuhan di kolam, kita akan mempunyai jadwal membersihkan lebih sering dilakukan. Jika tidak cepat ditangani, dapat membuat air kolam cepat keruh dan dapat menghambat saluran irigasi maupun drainase kolam. Dan pada akhirnya nanti, kita harus mengeluarkan dana yang cukup banyak untuk merawat taman.
Lalu, sulitkah untuk menjaga agar daun-daun tidak mengotori kolam? Pertanyaan diatas dapat dijawab saat kita memilih jenis tanaman seperti apa yang cocok ditempatkan di area pinggir kolam. Ada baiknya mempelajari jenis tanaman yang akan di pilih, terutama bagaimana dan kapan dia akan menggugurkan daunnya dan kapan proses pembungaan tanaman terjadi. Biasanya dalam proses pembungaan tersebut, mahkota bunga serta serbuk sari dapat berterbangan saat waktunya bermekaran dan gugur.

Jenis tanaman yang umumnya ada di pinggir kolam adalah jenis Palem dengan daun yang relatif besar. Jika daun Palem gugur, dia akan jatuh seperti pelepah kering dan tidak tersebar berantakan. Jika pun jatuh di atas permukaan air, daun dapat diambil sekali jalan tanpa meninggalkan bekas atau serpihan/potongan kecil yang merepotkan. Jenis palem yang biasa digunakan adalah Palem Puteri (Veitchia merrillii ), Palem Bismarkia (Bismarckia nobilis ), Palem Silver (Coccothrinax argentea ), Palem Merah (Crytostachys rendra ), Palem Royal (Roystonea regia ), dan lainnya.

Jenis tanaman lainnya adalah dengan memilih lebar daun yang cukup besar sehingga mudah untuk dibersihkan serta tidak mudah gugur. Contohnya adalah jenis Pohon Kamboja (Plumeria rubra ) . Daunnya yang cukup besar dan kokoh cukup sedikit yang gugur. Bahkan jika ada sedikit bunga yang jatuh pada kolam, terutama yang berwarna putih kuning, akan menjadi pemanis tersendiri.

Atau dengan menggunakan semak dengan berbagai warna pada daun atau bunganya. Yang perlu diperhatikan dalam penempatan tanaman semak ini adalah jarak lokasi penanaman dengan kolam. Ada baiknya jika diletakkan agak jauh dan tidak menghalangi area jalan di pinggir kolam renang. Umumnya hadir berupa flower bed disisi jalan pedestrian kolam.

Jenis tanaman yang dapat digunakan adalah jenis Puring berdaun besar dan berwarna meriah (Codiaenum variegatum ), Drasaena (Dracaena sp. ), Kamboja Jepang (Adenium sp ), Daun Bahagia (Dieffenbachia sp .) untuk di area agak teduh, Monstera daun besar dan lebar (Monstera deliciosa , daun kesan sobek dan Monstera obliqua , untuk daun kesan bolong), Nanas Kerang (Rhoeo spathacea ), Nanas-nanasan (Bromelia sp. ), Jenis Lily(Hymenocallies sp. ), dan jenis lainnya.

Untuk kolam, disarankan untuk menghindari jenis semak berdaun kecil. Terutama untuk kolam renang. Daun dengan ukuran kecil rekatif mudah kering dan gugur serta ringan terbawa angin. Jika memang terpaksa untuk menggunakan jenis tanaman dengan ciri berdaun pendek dan kecil ini, letakkanlah di tempat yang agak jauh dengan permukaan kolam.

Dengan pemilihan jenis tanaman diatas, peranan kegiatan pemeliharaan juga terlibat. Semakin rutin kita menjaga kebersihannya, air kolam akan tetap bening dan bersih dalam jangka waktu lama, serta taman terlihat rapi dan nyaman.

Selamat berkreasi.

(Mona Sintia /Arsitek Lanskap/iDEA)

Tanaman Pachypodium

 

 

 

Tanaman Pachypodium

Tanaman sukulen berduri ini berasal dari Afrika, terutama negara Madakasgar dan sekitarnya.Tanaman ini pernah sangat populer di Indonesia, pada era tahun 1991-1998. Namun kemudian memudar, terutama karena adanya pengetatan impor yang dilakukan pemerintah Madagaskar.

Masa bertunas juga dipengaruhi faktor genetis. Jenis tertentu seperti brevicaule, misalnya, sohor sebagai biji yang sulit bertunas. Persentasenya cuma 5%. Jenis densiflorum, horumbense, dan mikea mencapai 40%; soundersii dan geayi, 60%. Secara genetis persentase perkecambahan tertinggi terdapat pada jenis lamerei, sekitar 70-90%.
Hal lain yang mempengaruhi adalah lama penyimpanan biji. Semakin lama disimpan makin lama pertumbuhan. Sebab biji perlu penyesuaian untuk menghilangkan masa dorman. Pekebun lazim menggunakan giberelin untuk mempercepat hilangnya masa dorman. benih disimpan 2 bulan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Pengemasan yang kurang baik juga mempengaruhi tingkat keberhasilan pertumbuhan. Plastik pembungkus sebaiknya divacum dan diberi pengering. Selama masa pengiriman seharusnya ada dalam refrigerator.
Karena berasal dari daerah panas, maka di Indonesia tanaman ini subur dan cepat di daerah bersuhu tinggi seperti Semarang, Rembang. Namun, pertumbuhan duri lambat dan bonggolnya tidak sebesar di daerah bersuhu dingin. Sekitar 6 hari pascasemai lahir daun. Namun, daun sejati baru muncul 4 hari kemudian. Dua bulan berikutnya pachypodium dapat dipindah dalam polibag dengan mengikutsertakan media semai ditambah sekam bakar.
Selain itu, Pachypodium bisa juga diperbanyak dengan setek. Sayangnya setek cenderung membuat bonggol tidak keluar, risiko kegagalan lebih besar, sulit keluar akar, bentuk tajuk kurang bagus, dan hasil perbanyakannya lebih sedikit. Jenis kristata biasa dilakukan grafting (sambung pucuk) karena merupakan jenis yang langka dan lambat pertumbuhannya. Penyambungan dilakukan dengan batang bawah jenis lamerei karena lebih mudah tumbuh. Tingkat kegagalan grafting relatif rendah. .


Pachypodium dalam pot

Pachypodium

<


P. baronii var. windsorii adalah satu-satunya yang berbunga merah dari genus ini.Paling kecil dari varietas lainnya. Bunga bewarnamerah dengan mata putih di bagian tengah berdiameter sekitar 5 cm. Tanaman ini dijumpai di bagian utara Madagaskar.Nama Baronii diambil dari Rev. R. Baron, seorang penginjil di Madagascar di tahun 1872-1907, yang mengumpulkan tanaman ini. Sedang nama windsorii mengacu pada kastil Windsor, di bagian utara Madagaskar. Varietas ini berbunga antara September sampai Desember.

Pachypodium Geayi
P. geayi lebih kokoh bak pohon dengan tinggi sampai to 8 m dengan tangkai ramping yang panjangnya 3m atau lebih. Dibandingkan Pachypodium lamerei, daunnya lebih panjang dan tipis. Bunga putih ini dinamai menurut M Geay yang membiakkannya. Tanaman ini tumbuh baik padaketinggian tanah 0-100 m.