Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Category Archives: Penulis/Author Indonesia

Kutipan Bijak Gede Prama

Gede Prama adalah seorang penulis, pembicara, dan motivator asal Indonesia. Ia pernah menuntut ilmu hingga ke Lancaster, Inggris serta Fontainebleau, Perancis. Ia pernah menjadi CEO di dunia korporasi. Ia juga pernah menjadi konsultan manajemen di berbagai perusahaan seperti RCTI, dan Blue Bird.

gede-prama

Gede Prama telah menulis puluhan buku, di antaranya adalah:
Praktek kepemimpinan berdasarkan air: Refleksi kepemimpinan bisnis (1997)
Sukses berdasarkan prinsip sungai: Konsultasi manajemen (1997)
Catatan Konsultan: Sukses dan Sukses (1999)
Hidup Sejahtera Selamanya: Catatan Harian Seorang Resi Manajemen (2000)
Inovasi atau Mati, Hanya untuk Mereka yang Pikirannya Siap Terguncang! (2000)
Dengan Hati Menuju Tempat Tinggi: Menemukan Kehidupan Tertinggi Melalui Jendela Hati (2001)
Memimpin dengan hati: Sebuah Perenungan dari Sang Resi manajemen Indonesia untuk Menemukan Pemimpin yang Sejati (2001)
Cinta Membuat Kita Bersayap: Sebuah Perenungan tentang Kekuatan Cinta (2003)
Kaya Raya Selamanya: Pecahan-Pecahan Kaca Kejernihan dari Puncak Gunung Kehidupan (2003)
The Art of Success Mastery: Dari Keindahan Untuk Kesuksesan (2003-2004)
Jalan-Jalan Penuh Keindahan: Dari Kejernihan Untuk Kepemimpinan Kehidupan (2004)
Percaya Cinta Percaya Keajaiban: Serangkaian Renungan Penuh Inspirasi Bersama (2004)
Jejak-Jejak Makna: Memasuki Kembali Rumah Kebahagiaan (2004)
Rumah Kehidupan Penuh Keberuntungan (2005)
Kebahagiaan Yang Membebaskan: Menghidupkan Lentera di Dalam Diri (2006)
Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan (2006)
Pencerahan dalam Perjalanan (2006)
Dengan Hati Menuju Tempat Tertinggi (2007)
Simfoni di Dalam Diri: Mengolah Kemarahan menjadi Keteduhan (2009)
Pencerahan dalam Perjalanan: Menyirami Bibit-Bibit Kesembuhan, Keteduhan, Kedamaian (2010)

Kumpulan Motivasi Bijak Gede Prama:

Kebahagiaan itu bisa dibeli, bukan dengan uang, melainkan dengan sikap rendah hati

Berbeda dengan kesombongan dan keberhasilan yang lapar dengan
sebutan positif, keheningan tidak lagi terlalu hirau dengan sebutan.
Hening bukan lawannya riuh. Hening bukan musuhnya ribut. Hening bukan
juga atribut yang haus pujian. Hening adalah hening. Ia tidak
berlawankan apa-apa.

Hidup mirip dengan sekolah. Ketika badai datang, itu tandanya sedang ulangan umum. Begitu selesai, kita naik kelas

Setiap kebahagiaan yang bergantung dari luar, ia berumur pendek. Hanya pohon kebahagiaan yang berakar ke dalam yang bisa abadi

Uang dapat membeli rumah, tapi hanya cinta yang bisa membuatnya menjadi rumah kebahagiaan

Kebijaksanaan tidak memilih positif atau negatif. Mirip listrik,
ketika kedua kutub positif-negatif terkelola baik, ada cahaya yang
menyala.

Bila masih ada orang yang bisa membuat kita bahagia/menderita, itu
tandanya saklar kebahagiaan dipegang orang lain. Seorang master memegang
saklarnya sendiri.

Kebahagiaan adalah apa yang terjadi di dalam diri ketika membuat orang lain bahagia

Penderitaan dan cacian orang ternyata sejenis vitamin jiwa yang membuatnya jadi menyala

Jika kita tidak bisa menjadi guru di lingkungan masing-masing,
setidak-tidaknya menjadi guru di keluarga sendiri. Inilah cahaya kecil
yang bisa kita wariskan saat kita meninggal. Kita memang tidak mungkin
pada masa ini mendapatkan cahaya besar. Namun jika cahaya-cahaya kecil
itu banyak, akan terang juga. Lilin itu bercahaya kecil, tetapi jika 2
miliar batang akan menerangi semesta

Kesedihan dan kebahagiaan adalah permainan bagi jiwa yang sedang
bertumbuh jadi dewasa. Bagi jiwa yang sudah dewasa tahu kalau keduanya
bersifat sama: tidak pasti, datang dan pergi