Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]

Category Archives: Akhir Zaman

Tahun Ayin Zayin 5777 – Tahun Penggenapan Kemuliaan-Mata Pedang menjelajahi bumi

 ayin-zayin-medio-2016-brides-groom-

Sebentar lagi kitaakan memasuki tahun Ibrani 5777 atau Ayin Zayin.

Catatan: Versi lengkung dari Zayin kerapkali ditulis sebagai “turunan,” yang dengan guratan dasar di bawah garis dasar. Hati-hati untuk tidak rancu antara versi cetak Zayin dengan Vav (Vav dalam Ayin Vav, tahun 5776)

zayin

zayin

Huruf Zayin adalah huruf ke tujuh dari Aleph-Bet, punya nilai angka tujuh. Piktograf Zayin menyerupai sebilah pedang, sebagaimana naskah Ibrani klasiknya dibentuk dari sebuah Vav dengan “mahkota” besar pada kepalanya:

1.    Rahasia Zayin
Zayin dasarnya adalah Vav yang “dimahkotai. Seperti Vav mewakili “yashar,” cahaya kemuliaan dari Allah pada manusia, maka Zayin mewakili  ( chozer), atau cahaya yang kembali.  Besht (Baal Shem Tov) katakan bahwa wanita yang sigap adalah mahkota bagi sang suami, maka Zayin, huruf ke tujuh, adalah mahkota Vav.

2.    Gematria dari  Zayin
Nilai gematria dari kata Zayin adalah 67, yang setara nilainya dengan  ‘binah’, artinya pengertian.

3.    Arti Zayin
Zayin adalah paradoks (yang bertentangan), karena artinya “senjata” tetapi sekaligus “pedang,” tapi berasal dari akar kata yang berarti “rejeki” atau “pangan.” Akar kata ‘zan’ muncul dalam kata  ‘mazon’, artinya “makanan.” Tapi, apakah hubungan antara makanan atau pangan dengan pedang?

Perhatikan bahwa kata untuk roti, lechem, dikandung dalam kata Ibrani untuk perang, milchamah:

Pedang perang tidak kita butuhkan untuk makanan kita, tidak secara akal (tentu saja) dari pertempuran balas dendam yang berdasarkan nafsu atau keserakahan, tapi dalam makna rohani bahwa untuk  memberi makan dan beristirahat kita perlu mengalami peperangan rohani. Ketika Yesus berpuasa 40 hari ,dia tidak makan roti , ketika tubuhnya lemah, Iblis  menggoda dengan menantang Yesus mengubah batu menjadi roti. Tetapi roti bagi Yesus, adalah Firman Allah , oleh karena itu Yesus menang karena menggunakan Firman Allah yang adalah Senjata, sekaligus Roti bagi hidup kita.

Yesus mengajar kita berdoa: “…berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang sucukupnya…” ini juga selain tentang makanan jasmani (tentunya) juga bicara makanan rohani.
4.    Zayin, Tujuh, dan Pedang Waktu
Karena Zayin mewakili baik angka 7 dan juga sebilah pedang, tak heran bahwa ini juga digunakan untuk memotong atau membagi “potong” zaman  (z’man) dalam tujuh bagian:

o   Shabbat – hari ke 7 dari satu minggu (Sabat dari hari-hari)

o   Shavu’ot – hari ke 49 sesudah Paskah (Sabat dari minggu-minggu)

o   Tishri – bulan ke-tujuh dari tahun (Sabat dari bulan-bulan dalam setahun)

o   Shemitah – tahun ke 7 dari istirahatnya lahan-lahan pertanian /usaha (Sabat dari Tahun-tahun)

o   Yobel -tahun ke  49 (Sabat dari Shemitah)

o   Kerajaan Seribu Tahun (Millennial Kingdom ) 7.000 tahun sejarah peradaban  manusia (minggu dari 1.000)

“semua urutan tujuh diberkati” (Vayikra Rabbah 29:10), dan angka tujuh selalu dihormati dalam tradisi Ibrani sebagai angka penggenapan, kesempurnaan, berkat dan istirahat.
5.    Zayin dan mengenang
Kata waktu (zman) dalam ibrani (bahasa Indonesia= zaman) dimulai dengan Zayin, sebagaimana kata zacher (mengingat) dan zicharon (peringatan). Peringatan dari masa ini berdasarkan self-identity dan tujuan Penciptaan oleh Allah.

Ingat hari-hari dari para sesepuh (Ulangan. 32:7):

Ingatlah kepada zaman dahulu kala, perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu, tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka mengatakannya kepadamu.

Memelihara hari Sabat dan mengkuduskannya (Keluaran 20:8):

Mengingat orang benar adalah berkat (Avot)

6.    Perluasan Zayin
Perluasan makna  Zayin didapati dalam Maleakhi 4:4:

Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan (chukim) dan hukum-hukum (mishpatim).

zayin

Karena Zayin bicara tentang Senjata Roh, mengingat bahwa Firman Tuhan dilukiskan sebagai senjata pamungkas yang digunakan dalam peperangan rohani di hidup kita. Tetapi Firman Tuhan sekaligus juga makanan yang menguatkan kerohanian kita.
7.    Zayin dan Mahkota
Huruf Zayin tidak muncul dalam Mazmur 91, meskipun kenyataannya ini adalah Mazmur Peperangan yang sering digunakan dalam doa pelepasan. Mengapa?

Delapan aksara Ibrani diberi hiasan istimewa dengan membubuhi tiga “tagin” atau  mahkota-mahkota bagi mereka (secara bersama, huruf-huruf ini disebut juga huruf-huruf “sha’atnezgets”).  Beberapa penutur tradisi mengatakan bahwa mahkota-mahkota ini sebenarnya “zaynin” yang kecil, sebagai contoh, ketika Mazmur dilantunkan, fungsi ayat-ayat ini sebagai senjata rohani.

Note: ini adalah midrash (Babylonian Talmud Men. 29b) ketika Allah meletakkan mahkota-mahkota pada bagian puncak huruf Ibrani dari Taurat, dan Musa bertanya pada TUHAN ,apakah maknanya. TUHAN menjawab bahwa seorang Rabbi akan mengukir (melalui penafsiran) ribuan  halakhot (peraturan relijius) dari mahkota-mahkota ini.
8.    Zayin adalah Yang dimahkotai (Yesus) diperlengkapi dengan pedang Roh Kudus
Bahwasanya Vav mewakili manusia dan Zayin adalah Vav (manusia) yang dimahkotai (i.e., the Crowned Man), kita dapat melihat bahwa Zayin adalah Yesus Kristus, Raja sejati umat manusia. Dan karena Zayin juga bicara tentang sebilah pedang, kita menyaksikan Anak Manusia Yesus diperlengakpi dengan pedang Roh Kudus.

Note: Pedang yang dimaksud dalam Ibrani 4:12 adalah  (machaira), sebilah “pedang pendek” yang sudah diasah tajam pada kedua sisi pedang. Dua sisi pedang bicara tentang dua bagian utama Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru).
9.    Zayin adalah Yesus Kristus
Huruf Zayin bicara tentang Anak Manusia yang dimahkotai, ini menyingkapkan kebenaran lain tentang Yesus sebagai Raja Dunia. Terutama, bahwasanya Zayin bicara tentang Pelindung kita, sebagaimana Yesus adalah “Singa Yehuda”; dan karena Zayin juga bicara entang hayat pemeliharaan, Yesus di sini adalah sebagai the Gembala yang memberi makan kawanan dombaNya.

10.  Huruf bermahkota
Dalam beberapa gulungan Taurat, delapan aksara Ibrani diberi hiasan istimewa berupa pembubuhan tiga “tagin” atau mahkota. Ketiga huruf ini secara bersama disebut juga huruf “sha’atnezgets”  (untuk Shin, Ayin, Tet, Nun, Zayin, Gimmel, dan Tsade).

11.Mata dan Pedang

Zakaria 4:10 Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel. Yang tujuh ini adalah mata TUHAN, yang menjelajah seluruh bumi.”    Segala sesuatu yang kita perbuat, entah itu baik atau jahat, tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab Dia Mahatahu dan Mahahadir.  “Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.”  (Amsal 15:3).

Alkitab menegaskan bahwa mata Tuhan menjelajah seluruh bumi  (baca  Zakharia 4:10b), bahkan ketajaman mata-Nya sanggup menembus sampai kedalaman hati, sementara kita hanya bisa  “…melihat apa yang di depan mata,…”  (1 Samuel 16:7b).  Sebagai manusia kita ini penuh dengan keterbatasan dan kelemahan;  dan menutupi segala perbuatan jahat adalah tindakan bodoh dan sia-sia, sebab cepat atau lambat apa yang telah kita tabur pasti akan kita tuai.  Bukan saja kelak saat kita menghadapi tahta pengadilan Tuhan, akan tetapi bisa terjadi ketika kita masih hidup di dalam dunia ini.  “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.”  (Galatia 6:7-8).  Tuhan adalah Hakim adil, yang menghakimi dengan adil segala perbuatan manusia, baik atau jahat.

“Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”  1 Petrus 3:12

 

Midrash menceritakan diberinya tagin adalah bagian dari mattan Torah – penganugrahan Taurat di Gunung Sinai. Kitab Talmud menceritakan bagaimana Musa takjub mengapa TUHAN membubuhkan embel-embel pada huruf-huruf Taurat:

“Ketika Musa menghadap TUHAN, dia melihat TUHAN sedang duduk dan membubuhkan mahkota-mahkota kecil pada setiap bagian atas huruf-huruf dalam Taurat. Dia bertanaya pada TUHAN, ‘Mengapakah Dikau membubuhkan mahkota-mahkota kecil pada huruf-huruf dalam Hukum [yang telah Engkau tulis sebelumnya]? TUHAN menjawab, ‘Seorang Anak Manusia akan muncul di bumi sesudah beberapa angkatan, yang dengan namaNya, akan menjelaskan secara rinci  setiap mahkota huruf dari Taurat ‘….” Talmud (Menachot 29b)(Sumber:  Akiba b. Joseph (c. 50-c.135 CE)

Banyak orang takjub bahwa mahkota “gelar” ini mengacu pada Yesus dalam Matius 5:18, walaupun  tagin ini juga sudah digunakan pada masa itu.  Kecenderungannya adalah bahwa “gelar” itu mengarah pada “kots” atau “duri” yang didapatkan dari huruf Ibrani.

 

 

Pendapat pengajar lainnya:

Ps. Steve Cioccolanti menyebut tahun 5777 sebagai The Mega Prophetic Year. Alasannya antara lain:

  1. 2017 merupakan Tahun Yobel spesial, yakni genapnya 50 tahun re-unifikasi Kota Kuno Yerusalem (Timur) dengan negara Israel.
  2. 2017 juga genapnya 70 tahun resolusi PBB untuk berdirinya kembali negara Israel, 29 November 1947, yang disusul dengan pernyataan resmi atas berdaulatnya negara tersebut pada 14 Mei 1948.
  3. 2017 juga berbicara tentang genap 100 tahun runtuhnya kekuasaan Ottoman Turki yang telah menguasai Kota Kuno Yerusalem selama 400 tahun sebelumnya. Turki mulai menduduki Yerusalem dan Israel sejak tahun 1517.
  4. Menarik sekali bahwa di tahun 2017 telah genap 500 tahun Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther.